by

Warga 10 Desa Penuh Semangat Sambut Peresmian Kecamatan Lumbis Hulu

NUNUKAN, KLIKDATA.CO – Resmi 10 Desa di ujung Perbatasan Malaysia menjadi Kecamatan baru yang diresmikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan menjadi Kecamatan baru bernama Kecamatan Lumbis Hulu.

Desa Tau Lumbis termasuk dari 10 desa termaksud di tunjuk sebagai ibu kota Kecamatan Lumbis Hulu membuat masyarakatnya antusias bersemangat menerima kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan itu.

Semangat itu terlihat saat acara syukuran yang langsung dipimpin Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid (27/8) di Desa Tau Lumbis, Kecamatan Lumbis Hulu, Kabupaten Nunukan. Tampak rombongan masyarakat berdatangan hadir pada acara syukuran.

Melalui Kepala Desa Tau Lumbis Marten Losong mewakili masyarakat mengatakan, sangat bersyukur dengan kedatangan Bupati Laura, jauh-jauh bisa Slsampai di Kecamatan Lumbis Hulu dengan berbagai rintangan yang dilewati dengan arus giram.

“Kami merasa senang Bupati Laura bisa hadir di tengah-tengah kami dalam syukuran kecamatan yang ke 21 ini di Kabupaten Nunukan paling ujung berbatasan Indonesia-Malaysia,” kata Marten.

Lanjut dia, jarang-jarang kepala daerah mau datang ke wilayah Kecamatan Lumbis Hulu, bagian Utara, dirinya menyebut daerahnya itu merupakan wilayah ujung Nunukan.

Sebagai informasi, berdasarkan data melalui Disdukcapil Provinsi Kalimantan Utara, (Kaltara) dan Disdukcapil Nunukan mencatat untuk Kecamatan Lumbis Hulu terdiri atas 10 Desa, dengan 1.000 jiwa penduduk dan jumlah kepala keluarga sebanyak 350. Sebelumnya, daerah tersebut bernama Lumbis Ogong bergant menjadi Kecamatan Lumbis Hulu.

Kemudian informasi lain, untuk menuju Desa Tau Lumbis, dari Mansalong (Ibukota Kecamatan Lumbis) hanya bisa ditempuh dengan transportasi air menggunakan perahu mesin tempel / gantung / Long Boat menyusuri sungai dengan dengan menempuh waktu kurang lebih 8 jam.

Sementara, dikatakan Plt. Camat Lumbis Hulu, Justinus, saat ini warga telah memiliki identitas pengenal seperti KTP atau KK mereka sebagai warga Kecamatan Lumbis Hulu.

Dirinya juga berterimakasih kepada Bupati Laura beserta rombongan atas kehadirannya di Lumbis Hulu dalam rangka syukuran Kecamatan baru tersebut.

“Terima kasih kepada Ibu Bupati dan rombongan yang sudah hadir ke daerah ini. Di mana daerah kami ini sangat jauh dan terpencil di daerah perbatasan, beginilah situasi dan kondisi kami masyarakat perbatasan sebagai patok hidup di wilayah NKRI,” kata Justinus, Senin (31/08/2020) melalui telepon seluler.

Lebih jauh, Bupati Laura menyampaikan tujuan peresmian tersebut yakni sebagai langkah memajukan suatu daerah, perlunya pengembangan serta langkah nyata dari pemerintah sebagai perpanjangan tangan pembangunan.

“Ada harapan yang mulai dapat tergambar secara jelas akan masa wilayah ini, di mana harga diri bangsa yang dipertahankan di sini,” jelas Laura.

Selain itu dari rangkaian acara peresmian Kecamatan diketahui pula Bupati Laura turut menandatangi Prasasti Tugu Bintor, yang merupakan sebuah tugu dengan desain etnik khas Lumbis Hulu yang menjadi penanda lahirnya Kecamatan Lumbis Hulu.

Dirinya juga menyampaikan bahwa langkah terdekat yang akan di laksanakan Pemkab Nunukan yakni terkait rencana pembangunan PLBN Labang dengan anggaran sekitar Rp 244 miliar oleh Pemerintah pusat yang saat ini pada tahap proses lelang.

Adapun dampak dari pembangunan PLBN Pos Lintas Batas Negara ini, bermuara kepada kemajuan daerah dan secara khusus kesejahteraan masyarakat yang ada di perbatasan.

“Saya berharap, dengan kehadiran PLBN Labang ini nanti benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang ada di perbatasan. Tentunya dengan terbukanya lapangan pekerjaan baru untuk putra putri daerah dan peluang usaha seperti jasa transportasi, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” Pungkasnya. (*)

Comment