by

Pemuda Muhammadyah Luwu Warning Salah Satu Chanel Youtube Yang Mencatut Foto Ketua PM Dalam Sebuah Aksi

Luwu, KLIKDATA.co – Pemuda Muhammadyah Luwu Berang, pasalnya salah satu chanel Youtube yang memuat konten aksi Aliansi Masyarakat Korban Banjir Luwu Utara di Kantor DPRD Kabupaten Luwu Utara memuat Foto Ketua Pemuda Muhammadyah Luwu Zulkifli, ST sebagai koordinator aksi.

Tayangan konten berdurasi 4.08 menit itu diberi judul ‘Terjadi kericuhan di gedung DPRD luwu utara saat wakil ketua DPRD pukul meja SULAWESI SELATAN’ diumumkan tanggal 11 Agustus 2020 dengan nama chanel Habir Official.

Dalam tayangan konten tersebut, kalau koordinator aksi dalam masyarakat yang berbuntut ricuh itu adalah Zulkifli Hatta dengan menampilkan foto dari Zulkifli, ST yang merupakan Ketua Pemuda Muhammadyah Luwu.

Sedangkan Koordinator yang sebenarnya dilapangan pada saat aksi tersebut merupakan warga Luwu Utara yang bernama Zulfikar.

Koordinator Bidang Hukum, HAM dan Advokasi Pemuda Muhammadyah Kabupaten Luwu Muh Rivaldi A Tadda mengatakan kalau konten Youtube ini sangat menyesatkan dan mencemarkan nama baik Ketua Pemuda Muhammadyah Luwu, karena telah menayangkan foto Ketua Pemuda Muhammadyah Luwu, Zulkifli koordinator aksi.

“Ini tidak bisa dibiarkan, kita berikan waktu 1 x 24 jam mulai hari ini agar pemilik chanel Youtube Habir Official tersebut untuk menghapus konten yang memuat foto Ketua Pemuda Muhammadyah Luwu tersebut dan kemudian pemilik chanel tersebut harus memberikan permohonan maaf lewat media massa” tegas Rivaldi , Selasa 11 Agustus 2020.

Rivaldi mengatakan kalau Ketua Pemuda Muhammadyah Luwu Zulkifli, ST sama sekali tidak terlibat dan tidak tau menahu tentang aksi yang terjadi di gedung DPRD Luwu Utara kemarin itu.

Dia menambahkan kalau dalam jangka waktu yang telah kita berikan namun dia tidak mengindahkan permintaan itu, maka secara langsung kami akan melaporkannya ke Kepolisian atas dugaan UU ITE.

“Iya, ramah dia tidak mengindahkannya maka atas nama Pemuda Muhammadyah Luwu akan melaporkannya ke Kepolisian untuk ditempatkan, kami sudah punya bukti kuat, data-data dan saksinya” pungkasnya. (cha)

Comment