by

Kalla Automotive, Transport dan Logistics Hadirkan MOBILAKU

MAKASSAR,KLIKDATA.co— Merespon dinamika pasar otomotif ditengah pandemic Covid-19 yang menuntut kurangnya interaksi fisik secara langsung, Kalla Automotive yang bergerak di bidang dealership kendaraan roda empat dan roda dua menghadirkan inovasi di salah satu unit bisnisnya di bidang jual dan beli mobil bekas.

Inovasi tersebut adalah layanan MOBILAKU, sebuah marketplace daring mobil bekas yag dapat diakses melalui website www.MOBILAKU.co.id dan Smartphone Android dengan mengunduh di Playstore.

Aplikasi MOBILAKU sendiri akan dikelola oleh Kalla Transport yang memiliki unit Rental yang telah selesai masa sewa di berbagai wilayah di Indonesia dan juga Toyota Trust yang bergerak di bidang Trade-In dan penjualan unit mobil bekas secara offline dengan unit bergaransi 1 tahun (mesin dan transmisi) yang tersebar diseluruh cabang Kalla Toyota.

MOBILAKU memberikan kemudahan akses kepada masyarakat untuk melakukan penjualan dan pembelian mobil bekas secara real time dan online melalui aplikasi. Fisik unit mobil bekas juga dapat diobservasi langsung dengan mengujungi dealer Kalla Toyota dan Kalla Transport dengan jangkauan seluruh Provinsi di Sulawesi.

“MOBILAKU kita hadirkan sebagai salah satu tools yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan pelanggan yang menginginkan layanan yang efektif dan efisien. Dengan tanpa adanya komisi untuk pihak ketiga, MOBILAKU menjadi solusi yang efektif dan efisien untuk proses jual dan beli mobil bekas pelanggan serta memberikan jaminan rasa aman dan nyaman,” ujar Hariyadi Kaimuddin, CEO Kalla Automotive, Transport & Logistics.

Keunggulan lainnya, stok unit yang tersedia di MOBILAKU dipastikan bebas banjir, bebas tabrakan mayor, odometer asli (tidak reset), dokumen kendaraan lengkap dan melalui proses pemeriksaan teknis pada 360 titik pemeriksaan komponen sebelum dimasukkan kedalam daftar jual MOBILAKU.

“Pelanggan akan mudah mendapatkan berbagai pilihan varian dan harga yang kompetitif dengan detail kendaraan yang sangat lengkap,” ujarnya. (rilis)

Comment