by

Bayi Terpapar Corona Sepulang dari Samarinda

NUNUKAN, KLIKDATA.CO — Bayi laki-laki berusia 4 bulan asal Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara tersebut memiliki riwayat perjalanan ke Samarinda.

Bayi dan keluarganya melakukan perjalanan dari Samarindan pada 2 September dan kembali pada 10 September 2020.

Sepekan setelah pulang, bayi tersebut sakit dan bibirnya membiru. Pada 14 September 2020, keluarga membawa bayi ke IGD RS Kabupaten Malinau. Dokter menemukan gejala mirip Covid-19 dan berinisiatif melakukan rapid test, yang ternyata hasilnya reaktif.

Istri dan Bayi Positif Dari hasil swab pada 21 September, hasilnya bayi tersebut dinyatakan positif.
“Hasil pemeriksaan swabnya positif, kami sudah meminta tim medis puskesmas Mansalong melakukan tracing dan mengawasi keluarga bayi,” kata Aris.

Sementara itu paman bayi, Suharly Lanung mengaku sempat tidak percaya jika keponakannya terpapar corona. Ia mengatakan kondisi keponakannya terlihat demikian sehat, ceria dan aktif. Sehingga keluarga menerima kunjungan camat dan sejumlah orang lain.

Ini Penjelasannya Keluarga juga tidak melarang dan membiarkan bayi empat bulan digendong secara bergantian.

“Kami dapat kunjungan, mereka melihat si bayi, sehat sekali itu bayi, makanya mereka berani gendong-gendong,” katanya.

Kepada keluarga, camat berharap kunjungan tersebut bisa meyakinkan masyarakat bahwa kondisi bayi baik-baik saja sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

“Tapi jadi ramai memang dan petugas kesehatan juga mengimbau untuk menjaga jarak dan meminta kami isolasi mandiri,”katanya. (*)

Comment